Gawat lantaran hasil terpuruk

500 Pohon Kakao Ditebang di Ende

Kompas.com - 05/09/2011, 18:25 WIB

ENDE, KOMPAS.com - Lantaran hasil terpuruk pada tahun 2010, Maksimus Nggesu, petani kakao di Desa Ndetundora III, Kecamatan Ende, Kabupaten Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur menebang 500 pohon kakao miliknya , lalu menggantinya dengan tanaman sayur-sayuran.

"Sejak bulan Mei 2011 saya mulai menebang 500 pohon (kakao), karena produksi hancur. Masalahnya tahun 2010 saya sama sekali tak mendapatkan hasil. Saya beralih saja menanam sayur-sayuran seperti sawi, buncis, cabai, tomat, dan kacang merah. Yang penting ada pemasukan uang, sebab banyak kebutuhan untuk anak-anak sekolah," kata Maksimus Nggesu , Senin (5/9/2011), di Ende.

Maksimus berpendapat , hancurnya hasil kakao pengaruh sepanjang tahun 2010 cuaca ekstrem, curah hujan sangat tinggi hampir sepanjang tahun. Di sisi lain, secara geografis di dataran Ndetundora yang terletak di dataran tinggi , sekitar 300 meter di atas permukaan laut membuat tingkat kelembapan di wilayah tersebut makin tinggi.

Maksimus merencanakan, jika dalam tahun ini tanaman kakao tak menghasilkan, dirinya akan mengganti 2.400 pohon kakao miliknya dengan tanaman perdagangan yang lain atau sayur-sayuran.

Secara terpisah ketika dikonfirmasi, Kepala Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Ende, Hendrik M Riberu membenarkan, di wilayah kecamatan tersebut, dari total 400 ha kakao, produksi kakao terpuruk di 4 desa, yaitu Ndetundora I-III, dan Randotonda  yakni seluas 124 ha.

 

 

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau